HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN TINEA CORPORIS DI DESA KUAPAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS XIII KOTO KAMPAR TAHUN 2016

Abstract

Tinea Corporis merupakan infeksi jamur superfisial pada daerah kulit halus tanpa rambut, kecuali telapak tangan, telapak kaki.Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya tinea corporis seperti sosial ekonomi rendah, hygiene perorangan yang jelek, lingkungan yang tidak bersih, perilaku yang tidak mendukung, pengetahuan, sikap, kesalahan diagnostik dan perkembangan demografi serta ekologi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian tinea corporis di Desa Kuapan Wilayah Kerja Puskesmas XIII Koto KamparTahun 2016. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian kasus kontrol (case control study). Sampel dalam penelitian ini untuk kelompok kasus  sebanyak 94 kasus dan kelompok kontrol  94dengan teknik pengambilan sampel total sampling untuk kelompok kasus dansistematikrandom sampling untuk kelompok kontrol. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariatkemudian diuji dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian tinea corporis di Desa Kuapan Wilayah Kerja Puskesmas XIII Koto Kampar tahun 2016. Untuk itu bagi pihak Puskesmas agar dapat memberikan informasi tentang tinea corporis dan pentingnya menjaga kebersihan diri pada masyarakat.

References

Boel T. (2003). Mikosis Superfisial. Fakultas Kedoteran Gigi. Universitas Sumatera Utara. Diakses Pada Tanggal 15 Oktober 2016 dari http://Repository.Usu.Ac.Id/Bitstream/123456789/1174/1/Fkg-Trelia1.Pdf.
Dosen Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu. (2013).Hubungan Personal Hygiene Dengan Penyakit Kulit Di Sdn 38 Kuala Alam Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Diakses Pada Tanggal 04 Oktober 2016 Dari Http://Www.Google.Co.Id/Urlraples.Pdf.
Epimulyani.(2011).Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Dengan Kejadian Penyakit Dermatomikosis Di Poli Kulit Dan Kelamin RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Skripsi Fakultas Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan. Universitas Muhammadiyah, Semarang.
Fransisca.(2006). Tinea.Fakultas. Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Diakse Pada Tanggal 10 Oktober 2016 Dari https://Last3arthtree.Files.Wordpress. Com/2009/ 02/Tinea.Pdf.
Handoko. (2011). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tinea Corporis.
Hidayat, A.A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisa Data. Jakarta, Salemba Medika.
Iskandar A.(2010). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif danKualitatif).Jakarta : GP Press.
Korompis,G.(2015).Biostatistik Untuk Keperawatan. Jakarta : EGC.
Nasir, Dkk. (2011). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Mulia Medika.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Prilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
(2007). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Jakarta, Rineka Cipta.
Nursalam.(2008). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Keperawatan, Jakarta.
Profil Puskesmas Jambu Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2013 – 2015. : Penderita Tinea Corporis Di Desa Nelayan Wilayah Kerja Puskesmas Jambu Dari Tahun 2013 Sampai 2015.
Riantya. (2009). Dermatofitosis E.C Tinea Corporis.Laporan Kasus Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Diakses Pada Tanggal 04 Oktober 2016 2016 Dari Http://Www.Kalbemed.Com/Portals/6/12_183dermatofitosis.Pdf.
Saraswati.(2010). Tinea Korporis. Jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar.
Seam, Z.(2012). Psikologi Keperawatan. Jakarta : Rajawali Pers.
Supardi.(2013). Aplikasi Statistika Dalam Penelitian Konsep Statistika Yang LebihKomprehensif. Jakarta, Change Publication.
Verma,S.,Heffernan,M.P.(2008).Superfisial Fungal Infection:Dermatophytosis,Tinea Nigra, Piedra. Dalam: Wolff, K. (Eds). Fitzpatrick’s Dermatology In General Medicine. Vol.II. Ed.7. United States: Mcgraw- Hill.
Yossela T. (2015). Diagnosis And Treatment Of Tinea Cruris.Artikel Review Faculty Of Medicine, University Of Lampung.
Published
2017-10-30
How to Cite
RIANI, Riani. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN TINEA CORPORIS DI DESA KUAPAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS XIII KOTO KAMPAR TAHUN 2016. Jurnal Ners, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 74-89, oct. 2017. ISSN 2580-2194. Available at: <http://journal.stkiptam.ac.id/index.php/ners/article/view/472>. Date accessed: 21 feb. 2018.
Section
Articles