EFEKTIFITAS PENGGUNAAN KAIN TIMBANGAN BIASA DAN BERGAMBAR TOKOH KARTUN ANIMASI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN BALITA YANG DI TIMBANG DI POSYANDU KERINCI KOTA

Abstract

Kecemasan merupakan suatu perasaan berupa ketegangan,rasa ketakutan dan kekhawatiran yang muncul ketika berhadapan pada suatu keadaan yang tidak menyanangkan,akan tetapi sumbernya sebagian besar tidak diketahui.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kain timbangan bergambar tokoh kartun animasi terhadap penurunan tingkat kecemasan anak balita yang ditimbang di posyandu. Jenis penelitian ini adalah  eksperimen semu  Penelitian ini dilakukan di posyandu wilayah kerja Puskesmas kerinci kota. Sampel yang diambil menggunakan metode teknik quota sampling berjumlah 30 responden. Alat ukur yang digunakan berupa lembar observasi kecemasan dalam bentuk chek list. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil analisa bivariat menunjukkan nilai P value = 0,000, sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan kain timbangan bergambar tokoh kartun animasi terhadap penurunan tingkat kecemasan anak balita yang ditimbang di posyandu. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan untuk dapat mengaplikasikan penggunaan kain timbangan bergambar kartun animasi dalam menurunkan tingkat kecamasan anak balita pada saat penimbangan.

References

Arikunto. (2006). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Departemen kesehatan RI tahun (2006).Pedoman umum pengelolaan posyandu posyandu.
Hidayat, A. A. A.(2007). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisa data. Jakarta: Salemba Medika.
Hidayati, N. (2010). Faktor- faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan balita di posyandu. Skripsi tidak dipublikasikan.
Isaacs, A. (2004). Panduan belajar: keperawatan kesehatan jiwa dan psikiatrik. Ed 3. Jakarta: EGC
Kartini, K.(2007). Psikologi anak (psikologi perkembangan). Bandung: CV. Mandar Maju.
Kneisl, C.R, Wilson, H.S, & Trigoboff, E. (2004). Contemporary psychiatric-mental health nursing. 1 st ed. New Jersey: Upper Saddk River.
Kresno, S. (2008). Laporan penelitian pemanfaatan posyandu di kelurahan cipinang muara kecamatan jatinegara kodya jakarta timur, tahun 2007. Eprints Universitas Diponegoro. Diperoleh pada tanggal 25 Oktober 2010 dari http://eprints.undip.ac.id
Lia & Mardiah (2006).Makan tepat untuk balita.Jakarta :PT Kawan pustaka
Maulinda, D. (2008). Pengaruh terapi bermain mewarnaigambar terhadap reaksi kecemasan anak usia prasekolah saat hospitalisasi di ruang merak I RSUD arifin achmad pekanbaru. Skripsi tidak dipublikasikan.
Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2005). Buku ajar: fundamental keperawatan. (Ed 4). Vol 1. (Y, Asih,. dkk. Terj ). Jakarta: EGC.
Putra, S. (2009). Anakku bertingkah seperti sinchan. Semarang : Pustaka Widyamara
Sagala, H. (2005). Kharakteristik kader dan ketelitian penimbangan serta pencatatan berat badan di posyandu kecamatan lubuk pakam kabupaten deli serdang tahun 2005. Repository Universitas Sumatra Utara. Diperoleh tanggal 25 Oktober 2010 dari http://repository.usu.ac.id.
Sastroasmoro, S. & Ismael, S. (2008). Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. Jakarta: Sagung Seto.
Stuart, G.W. (2006). Buku saku keperawatan. Ed 5. Jakarta: EGC.
Sudayasa, P. (2011). Dua kegiatan pokok pelayanan posyandu. Puskesmas keliling. Diperoleh pada tanggal 14 Januari 2011 dari http://www.puskel.com.
Suliswati, dkk. (2005). Konsep dasar keperawatan kesehatan jiwa. Ed 5. Jakarta: EGC.
Sulistyorini, C. I., Pebriyanti, S., & Proverawati, A. (2010). Posyandu dan desa siaga. Yogyakarta: Nuha Medika.
Supariasa, Nyoman, I. D, Bakri, B., & Fajar, I. (2002). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC.
Susilowati. (2010). Peningkatan kreativitas anak usia dini melalui cerita bergambar pada anak didik kelompok B TK bhayangkari 68 mondokan. Eprints universitas muhammadiyah surakarta. Diperoleh pada tanggal 14 Juni 2011 dari http://etd.eprints.ums.ac.id
Thompson, J. (2003). Toddler care: pedoman lengkap perawatan batita. (N, Jonathan. Terj). Jakarta: Erlangga.
Wong, D. L., Eaton, M.H., Wilson, D., Winkelstein, M.L.,& Schwart, P. (2008a). Buku ajar keperawatan pedriatik wong. (Ed 6). Vol 1. ( A, Sutarna., N. Juniarti., & H. Y. Kuncara. Terj). Jakarta : EGC.
Wong, D. L., Eaton, M.H., Wilson, D., Winkelstein, M.L.,& Schwart, P. (2008b). Buku ajar keperawatan pedriatik wong. (Ed 6). Vol 2. ( A, Sutarna., N. Juniarti., & H. Y. Kuncara. Terj). Jakarta : EGC.
Woolfson, R. C. (2005). Mengapa anakku begitu: panduan praktis menuju pola asuh positif. Vol 1.( A, Purnamasari. Terj ). Jakarta: Erlangga.
Videbeck, S. L. (2008). Buku ajar keperawatan jiwa. ( R. Komalasari & A. Hany, Terj). Jakarta : EGC.
Published
2017-11-01
How to Cite
INDRAWATI, Indrawati. EFEKTIFITAS PENGGUNAAN KAIN TIMBANGAN BIASA DAN BERGAMBAR TOKOH KARTUN ANIMASI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN BALITA YANG DI TIMBANG DI POSYANDU KERINCI KOTA. Jurnal Doppler, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 68-76, nov. 2017. ISSN 2580-3123. Available at: <http://journal.stkiptam.ac.id/index.php/doppler/article/view/490>. Date accessed: 21 feb. 2018.
Section
Articles